October 30, 2020

EC

Belajar terus, pastikan selalu merasa haus

Pengertian Dan Syarat Wajib Maupun Tidak Wajib Mengeluarkan Zakat Fitrah

2 min read

Zakat merupakan perkara wajib yang harus ditunaikan. Zakat adalah membagikan sebagian harta yang sudah mencapai nishab kepada orang yang berhak menerima zakat. Dimana macam-macam zakat ini sangat banyak diantaranya zakat tambang, zakat rikaz, zakat barang temuan, zakat pertanian dan masih banyak lagi.

Dimana masing-masing zakat mempunyai ketentuan baik nishab maupun haul. Selain itu ada jenis zakat yang berbeda dengan zakat lainnya. dimana zakat ini hanya dikeluarkan setahun sekali ketika bulan suci Ramadhan atau sebelum sholat idul fitri berlangsung. Sehingga zakat tersebut sering disebut dengan zakat fitri atau fitrah.

Jenis zakat satu ini wajib dilaksanakan atau ditunaikan bagi yang mampu. Jadi sangat penting memperhatikan ketentuan dari zakat fitri atau fitrah. Untuk lebih jelasnya Anda dapat menyimak melalui website https://hasana.id/.

Pengertian Zakat Fitri atau Fitrah

Fitri atau fitrah bermakna kembali ke awal atau suci, dimana manusia dan segala sesuatu pasti terlahir suci. Tujuan dilakukannya zakat fitri atau fitrah adalah untuk membersihkan atau mensucikan harta yang dimiliki dan zakat ini hanya berlaku ketika bulan suci Ramadhan saja.

Apakah ada zakat fitri yang dikeluarkan selain di bulan suci Ramadhan? Ingat zakat fitri atau fitrah hanya boleh dikeluarkan ketika bulan suci ramadhan dan maksimal sebelum sholat idul fitri dilaksanakan. Zakat satu ini tidak bisa dikeluarkan diluar bulan suci Ramadhan.

Hukum melaksanakan zakat fitrah ini wajib bagi yang mampu. Selain itu jumlah zakat yang dikeluarkan sangat sedikit bahkan ringan yaitu sebesar satu sha’. Jika dikonversikan dengan nilai saat ini satu sha’ itu sebesar 2,5 Kg beras atau 3,5 liter beras. Zakat tersebut diserahkan kepada amil atau panitia pembagi zakat untuk disalurkan kepada yang berhak menerima zakat.

Syarat Wajib Dan Tidak Wajib Mengeluarkan Zakat Fitrah

Allah SWT tidak pernah memberikan beban atau memerintahkan sesuatu hal kepada hambanya yang tidak mampu melaksanakannya. Salah satu perintah wajib Allah yaitu mengeluarkan zakat, namun perkara wajib tersebut menjadi tidak wajib jika diterapkan kepada orang yang tidak mampu.

Islam memang agama rahmat bagi seluruh alam dan manusia. Salah satunya dalam perkara zakat, dimana terdapat syarat yang menjadikan orang itu wajib untuk menunaikannya dan juga tidak wajib untuk melaksanakannya. Apa saja syarat yang harus dipenuhi oleh orang sehingga membuat orang tersebut dihukumi wajib mengeluarkann zakat fitri atau fitrah? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

  • Islam dan juga merdeka (bukan budak)
  • Masih diberikan umur saat bulan suci Ramadhan dan minimal sehari setelah Ramadhan atau ketika setelah melaksanakan sholat idul fitri.
  • Mampu atau mempunyai harta yang cukup selama bulan Ramadhan dan ketika hari raya.

Selain itu ada juga syarat yang mana tidak diwajibkan bagi orang tersebut untuk mengeluarkan zakat fitri atau zakat fitrah, diantara syarat-syarat itu adalah sebagai berikut ini:

  • Meninggal sebelum sholat idul fitri atau sebelum Ramadhan berakhir.
  • Bayi yang lahir setelah Ramadhan.
  • Mualaf setelah bulan suci Ramadhan berakhir, dan masih banyak lagi.

Demikian adalah pengertian dan juga syarat wajib dan tidak wajib seseorang dalam mengeluarkan zakat fitri atau fitrah. Selamat membaca dan semoga dapat bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.