September 21, 2021

EC

Belajar terus, pastikan selalu merasa haus

Menjadi Penghubung Dua Desa, Kenali Lebih Jauh Tentang Jembatan Akar

1 min read

 

Minang tidak hanya terkenal dengan kulinernya yang menggugah, namun adanya destinasi wisata Jembatan Akar ini menjadi sorotan baru bagi wisatawan. Menurut warga sekitar, jembatan ini sudah dibangun sejak 1916 oleh seorang ulama bernama Pakiah Sokan.

Tak Hanya Sebagai Penghubung, Namun Juga Sebagai Wisata

Jembatan alami ini awalnya hanya digunakan sebagai penghubung antara dua desa saja. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyak dikenal, kini jembatan yang terbuat dari akar tersebut mulai ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Jembatan yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter ini sebenarnya terbuat dari bambu yang dililit oleh akar dari pohon beringin. Hal ini menjadikan seolah-olah akar pohon beringin itulah yang menjadi pondasi utama jembatan ini.

Memiliki Kokoh yang Tak Tertandingi dan Menjadi Daya Pikat Tersendiri

Kini jembatan yang terkenal alami ini bertambah kuat karena akar dari pohon beringin juga kian membesar. Hal tersebut semakin menjadikan pengunjung banyak berdatangan karena dirasa aman karena akarnya yang semakin kokoh.

Daya tarik tersendiri dari jembatan ini yaitu ketika Anda berfoto akan mendapatkan latar belakang pohon beringin besar yang indah. Sungai di bawah jembatan ini juga terkenal dengan kejernihannya, ditambah dengan suasana rimbun sehingga terasa teduh.

Jika Anda sedang mengunjungi tanah Minang tidak ada salahnya untuk mencoba mengunjungi jembatan ini. Jika beruntung Anda dapat melihat ikan pareh yang berada di sungai tersebut. Namun Anda juga perlu tahu jika ikan tersebut tidak boleh ditangkap.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.