July 6, 2022

EC

Belajar terus, pastikan selalu merasa haus

Mengulik Lebih Jauh Tentang Mata Uang Timor Leste

2 min read

stocksnap.io

Negara yang melepaskan diri dari Indonesia ini memiliki luas permukaan sekitar 5400 mil persegi. Negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco dan enklave Oecussi-ambeno yang berada di Timor Barat. Negara yang memiliki 4 bahasa yang berbeda ini memiliki dua mata uang Timor Leste yang berlaku yakni Cestavo dan Dollar Amerika. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Mengenal Mata Uang Negara Timor Leste

  1. Mengadopsi Dollar Amerika

Pada tahun 2000 setelah melepaskan diri dari Indonesia, negara ini menggunakan Dollar Amerika sebagai alat transaksi resmi. Serta pada tahuan 2003, Dollar pun mulai diperkenalkan pada ekonomi umum sebagai mata uang resmi negara ini. Keputusan ini dibuat oleh PBB dan pemerintah Timor Leste sebagai upaya yang dilakukan untuk menyelamatkan negara Timor Leste dari tidak stabilnya ekonomi dan politik.

  1. Menggunakan Mata Uang Centavo

Selain mengadopsi mata uang Dollar Amerika, negara ini juga memiliki mata uang Timor Leste sendiri yang diperkenalkan bersama dengan Dolar Amerika. Mata uang tersebut berupa koin yang bernama Centavo. Satu Centavo sendiri memiliki nilai setara dengan satu sen Amerika Serikat. Untuk pecahannya sendiri, terdiri dari 1, 5, 10, 25 dan 50 Centavo yang memiliki gambar berupa tumbuhan dan hewan lokal. Namun untuk uang kertasnya, negara ini tidak mengeluarkan mata uangnya sendiri.

  1. Cara Memperoleh Dolar Amerika Di Timor Leste

Dengan mengadopsi Dollar Amerika, tentunya akan lebih mudah untuk melakukan bisnis anda untuk berdagang di negara ini. Oleh sebab itu, turis yang berasal di Amerika hanya perlu membawa uang mereka sendiri untuk ke negara ini. Untuk warga negara lain, anda bisa menukarkan uang melalui biro penukaran uang yang ada disana.

Untuk ekonomi Timor Leste sendiri, negara ini termasuk negara yang memiliki penghasilan rendah dengan menduduki peringkat 133 Indeks Pembangunan Manusia. Sekitar 49 persen dari populasi di bawah garis kemiskinan dan sebanyak 20 persen warga negaranya mengalami pengangguran. Untuk impor utama dari negara ini sendiri adalah makanan, bensin, minyak tanah dan mesin. Untuk ekspor utamanya adalah kopi, cendana dan marmer.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.